Palu-Program PERMATA (Pertukaran
Mahasiswa Nusantara) merupakan program Kementerian Riset Teknologi &
Pendidikan Tinggi telah berjalan. Senin, 5 september yang Enam Mahasiswa
Universitas Mataram dilepas secara Resmi oleh Rektor Universitas Mataram di
Rektorat dan yang dihadiri oleh Bapak Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Wakil
Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Pertanian. Keenam mahasiswa
tersebut adalah (Muzamil, Virdi Sabrina Malacca, Zahrah, Dodi Kosadi, Novalina
Ariyani, dan Fadhillah Eka Putri). Mereka adalah Mahasiswa Fakultas Pertanian yang
dibagi kedalam dua kelompok Program Studi yaitu Agribisnis dan
Agroekoteknologi. Mereka akan mengikuti perkuliahan selama satu Semester di
Universitas Tadulako Palu Sulawesi Tengah. Tepatnya hari selasa 6 September
2016 mereka telah sampai di Universitas Tadulako Palu-Sulawesi Tengah dan
diterima secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Kerjasama Universitas Tadulako. Menurut
Muzamil selaku Mahasiswa yang Mengikuti Program ini “Program PERMATA merupakan
program yang langka dan tidak semua orang dapat mengikutinya maka dari itu
kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan baik, terlebih ada informasi bahwa 150
terbaik akan mengikuti program Exchange ke Negara-negara di ASEAN. Kami sangat
Bangga dan berterima kasih kepada Pihak Universitas Tadulako atas sambutan dan
penerimaan yang Luar biasa atas kedatangan kami, semoga rekan-rekan kami yang
di Universitas Mataram juga seperti yang kami dapatkan disini. Jadi, ini sangat luar biasa bagi kami yang
telah diamanahkan untuk mengikuti program ini”. Program PERMATA juga diikuti
oleh Mahasiswa yang lain dan tersebar di seluruh Indonesia. Diharapkan kepada
Mahasiswa yang mengikuti program ini dapat memanfaatkan kesempatan yang
berharga dan langka ini dengan semaksimal mungkin dan menjaga nama baik
lembaga.
MUZAMIL AL-IKHWAN
Selasa, 18 April 2017
PANORAMA INDAH GILI KEDIS
Potensi wisata di Nusa Tenggara Barat memang tidak
kalah menarik dengan potensi wisata yang ada di pulau dewata Bali. Bagaiman
tidak tahun 2015 Nusa Tenggara Barat khususnya pulau Lombok telah mendapatkan
anugerah World Halal Tourism atau wisata halal. Dengan adanya anugerah tersebut
maka pariwisata di Nusa Nusa Tenggara Barat khususnya pulau Lombok banyak
menarik wisatawan mancanegara. Sehingga kini pariwisata Nusa Tenggara Barat
khususnya Lombok bersaing dengan Bali.
Di Lombok sendiri ada banyak sekali
tujuan tempat wisata baik berupa wisata pantai, air terjun, gili (pulau kecil),
dan lainnya. Salah satunya adalah wisata di pulau kecil atau Gili Kedis. Gili
Kedis sendiri berada disebelah barat desa Sekotong Tengah dusun Batu Kijuk
kecamatan Sekotong, kurang lebih 1000 M. Wilayah yang sedikit terpencil ini
menyimpan keindahan yang sangat eksotis, dengan pantainya yang dibalut pasir
putih lebih bagus dari pantai Senggigi. Hal yang menarik dari gili satu ini
adalah gelombang lautnya yang tidak ada lebih persis terlihat seperti danau.
Selain itu gili ini masih bersih dan alami sehingga sangat cocok untuk tujuan
ekowisata bagi para penggemar traveling yang berbasis edukasi.
Selain
menikmati pemandangan alam pantai dan sekitarnya, hal lain yang dapat juga memukau
pengunjung Gili Kedis adalah keindahan alam bawah lautnya. Untuk melihat keindahan
alam bawah laut yang ada di sekitar Gili kedis, pengunjung dapat melakukan
senorkling atau menyelam karena ombak disekitar Gili Kedis tergolong tenang. Sehingga
pengunjung tidak perlu khawatir akan keselamatn dalam menyelam.
Gili Kedis memang mempesona untuk
dipandang, dengan ukuran mungilnya, pulau ini menjadi tampak cantik. Tak perlu
waktu lama untuk menjelajahi seluruh pulau dengan ukuran lebih kecil dari
lapangan bola ini. Sekitar sepuluh atau sebelas menit, seluruh pantainya akan
habis kita jejaki.Melihat makin derasnya arus kunjungan wisatawan, dimana
wisatawan ingin menikmati hal-hal baru dan spesifik, setiap akhir pekan ataupun
saat musim liburan tiba, Gili Kedis makin ramai pengunjung tidak saja wisatawan
domestic, namun wisatawan mancanegarapun tak menyia-nyiakan kesempatan
liburannya untuk menimati hamparan keindahan Gili Kedis.
Berwisata ke Gili Kedis sangatlah mudah.
Cukup menempuh jarak 30 KM dari ibu kota Lombok Barat di Gerung dan menuju kearah
selatan baik dengan mengendarai sepeda motor maupun kendaraan roda empat
(travel) kita sudah sampai di pulau mungil yang indah ini. Menyeberang ke Gili
Kedis banyak penyewaan perahu bernotor yang siap mengantar anda pulang pergi ke
lokasi yang indah ini. Adapun tarifnya Rp. 200.000 PP/perahu dengan isi
penumpang maksimal 10 orang. Karena tempatnya sedikit terpencil dan jauh dari
ibu kota provinsi menjadi latarbelakang saya untuk mempromosikan tempat wisata
indah ini agar banyak wisatawan yang mengetahui dan bisa berkunjung dan
menikmati keindahan wisata alam Gili Kedis.
Jika anda ingin menikmati pemandangan indah yang
disertai dengan kondisi alami pantai dan alam bawah lautnya maka datanglah ke Gili
Kedis. Dijamin pengunjung tidak akan merasa kecewa dan bahkan akan merasa
sangat terpesona oleh indahnya panorama Gili Kedis. Mari buktikan dan jadilah
saksi keindahan akan inndahnya panorama alam Gili Kedis.
Langganan:
Komentar (Atom)

