Selasa, 18 April 2017

Enam Mahasiswa UNRAM Mengikuti Program PERMATA di Universitas Tadulako-Palu Sulawesi Tengah



Palu-Program PERMATA (Pertukaran Mahasiswa Nusantara) merupakan program Kementerian Riset Teknologi & Pendidikan Tinggi telah berjalan. Senin, 5 september yang Enam Mahasiswa Universitas Mataram dilepas secara Resmi oleh Rektor Universitas Mataram di Rektorat dan yang dihadiri oleh Bapak Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Pertanian. Keenam mahasiswa tersebut adalah (Muzamil, Virdi Sabrina Malacca, Zahrah, Dodi Kosadi, Novalina Ariyani, dan Fadhillah Eka Putri). Mereka adalah Mahasiswa Fakultas Pertanian yang dibagi kedalam dua kelompok Program Studi yaitu Agribisnis dan Agroekoteknologi. Mereka akan mengikuti perkuliahan selama satu Semester di Universitas Tadulako Palu Sulawesi Tengah. Tepatnya hari selasa 6 September 2016 mereka telah sampai di Universitas Tadulako Palu-Sulawesi Tengah dan diterima secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Kerjasama Universitas Tadulako. Menurut Muzamil selaku Mahasiswa yang Mengikuti Program ini “Program PERMATA merupakan program yang langka dan tidak semua orang dapat mengikutinya maka dari itu kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan baik, terlebih ada informasi bahwa 150 terbaik akan mengikuti program Exchange ke Negara-negara di ASEAN. Kami sangat Bangga dan berterima kasih kepada Pihak Universitas Tadulako atas sambutan dan penerimaan yang Luar biasa atas kedatangan kami, semoga rekan-rekan kami yang di Universitas Mataram juga seperti yang kami dapatkan disini.  Jadi, ini sangat luar biasa bagi kami yang telah diamanahkan untuk mengikuti program ini”. Program PERMATA juga diikuti oleh Mahasiswa yang lain dan tersebar di seluruh Indonesia. Diharapkan kepada Mahasiswa yang mengikuti program ini dapat memanfaatkan kesempatan yang berharga dan langka ini dengan semaksimal mungkin dan menjaga nama baik lembaga.

PANORAMA INDAH GILI KEDIS


Potensi wisata di Nusa Tenggara Barat memang tidak kalah menarik dengan potensi wisata yang ada di pulau dewata Bali. Bagaiman tidak tahun 2015 Nusa Tenggara Barat khususnya pulau Lombok telah mendapatkan anugerah World Halal Tourism atau wisata halal. Dengan adanya anugerah tersebut maka pariwisata di Nusa Nusa Tenggara Barat khususnya pulau Lombok banyak menarik wisatawan mancanegara. Sehingga kini pariwisata Nusa Tenggara Barat khususnya Lombok bersaing dengan Bali.
           
Di Lombok sendiri ada banyak sekali tujuan tempat wisata baik berupa wisata pantai, air terjun, gili (pulau kecil), dan lainnya. Salah satunya adalah wisata di pulau kecil atau Gili Kedis. Gili Kedis sendiri berada disebelah barat desa Sekotong Tengah dusun Batu Kijuk kecamatan Sekotong, kurang lebih 1000 M. Wilayah yang sedikit terpencil ini menyimpan keindahan yang sangat eksotis, dengan pantainya yang dibalut pasir putih lebih bagus dari pantai Senggigi. Hal yang menarik dari gili satu ini adalah gelombang lautnya yang tidak ada lebih persis terlihat seperti danau. Selain itu gili ini masih bersih dan alami sehingga sangat cocok untuk tujuan ekowisata bagi para penggemar traveling yang berbasis edukasi.

            Selain menikmati pemandangan alam pantai dan sekitarnya, hal lain yang dapat juga memukau pengunjung Gili Kedis adalah keindahan alam bawah lautnya. Untuk melihat keindahan alam bawah laut yang ada di sekitar Gili kedis, pengunjung dapat melakukan senorkling atau menyelam karena ombak disekitar Gili Kedis tergolong tenang. Sehingga pengunjung tidak perlu khawatir akan keselamatn dalam menyelam.

Gili Kedis memang mempesona untuk dipandang, dengan ukuran mungilnya, pulau ini menjadi tampak cantik. Tak perlu waktu lama untuk menjelajahi seluruh pulau dengan ukuran lebih kecil dari lapangan bola ini. Sekitar sepuluh atau sebelas menit, seluruh pantainya akan habis kita jejaki.Melihat makin derasnya arus kunjungan wisatawan, dimana wisatawan ingin menikmati hal-hal baru dan spesifik, setiap akhir pekan ataupun saat musim liburan tiba, Gili Kedis makin ramai pengunjung tidak saja wisatawan domestic, namun wisatawan mancanegarapun tak menyia-nyiakan kesempatan liburannya untuk menimati hamparan keindahan Gili Kedis.

Berwisata ke Gili Kedis sangatlah mudah. Cukup menempuh jarak 30 KM dari ibu kota Lombok Barat di Gerung dan menuju kearah selatan baik dengan mengendarai sepeda motor maupun kendaraan roda empat (travel) kita sudah sampai di pulau mungil yang indah ini. Menyeberang ke Gili Kedis banyak penyewaan perahu bernotor yang siap mengantar anda pulang pergi ke lokasi yang indah ini. Adapun tarifnya Rp. 200.000 PP/perahu dengan isi penumpang maksimal 10 orang. Karena tempatnya sedikit terpencil dan jauh dari ibu kota provinsi menjadi latarbelakang saya untuk mempromosikan tempat wisata indah ini agar banyak wisatawan yang mengetahui dan bisa berkunjung dan menikmati keindahan wisata alam Gili Kedis.

Jika anda ingin menikmati pemandangan indah yang disertai dengan kondisi alami pantai dan alam bawah lautnya maka datanglah ke Gili Kedis. Dijamin pengunjung tidak akan merasa kecewa dan bahkan akan merasa sangat terpesona oleh indahnya panorama Gili Kedis. Mari buktikan dan jadilah saksi keindahan akan inndahnya panorama alam Gili Kedis.